Dibuat pada:Waktu baca 10 menit
Bagikan Halaman Ini

Sumber Penulisan

Daftar Isi

Motor Tidak Bertenaga di Tanjakan, Apa yang Harus Diperbaiki



Tanjakan, Sering Menjadi Momok Pengemudi

Dalam berkendara, berbagai trek lintasan akan dilalui. Mulai dari jalan yang rata, jalan yang berkelok, turunan, hingga tanjakan ekstrim. Dengan banyaknya macam trek dan lintasan, motor harus berada dalam kondisi prima. 

Jika tidak, maka justru pengemudi yang akan dirugikan. Namun begitu, motor memerlukan perawatan dari pengemudi untuk mendapatkan performa yang maksimal dari motor yang dikendarai. Dari banyaknya lintasan, tanjakan merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Hal ini karena sering sekali ditemukan masalah mengenai motor yang tidak bertenaga di tanjakan.


Sebab Motor Tidak Bertenaga di Tanjakan

Dengan timbulnya masalah motor yang tidak bertenaga di tanjakan, pasti terdapat penyebab yang membuat tenaga motor tidak bisa maksimal. Untuk penyebab umum daripada motor yang tidak bertenaga melewati tanjakan adalah akibat dari celah klep yang tidak standar, yaitu tidak boleh terdapat celah yang melebihi/kurang dari 0,10 pada Klep IN dan melebihi/kurang dari 0,25 pada Klep EX. Selain dari penyebab celah klep yang tidak standar, berikut adalah beberapa penyebab lainnya:

  • Filter udara yang kotor dan menyebabkan saluran udara tidak lancar
  • Ruang pembakaran yang kotor akan sisa hasil pembakaran
  • Elektroda busi yang sudah habis, menyebabkan pengapian tidak sempurna
  • Terdapat ke-ausan pada klep sehingga menyebabkan celah klep yang tidak standar


Memperbaiki Tenaga Motor Agar Mampu Melintasi Tanjakan

Pada berbagai penyebab yang dapat menyebabkan tenaga motor yang tidak maksimal pada tanjakan, terdapat masalah celah klep yang tidak standar sebagai sebab umum. Namun, sebelumnya pengemudi dapat mengikuti langkah pengecekan berikut untuk mendapatkan penyebab pasti dan langkah perbaikan yang tepat sebagai berikut:

  1. Membuka busi untuk mengecek apakah terdapat masalah pada pengapian yang dapat diindikasi dari perubahan warna bagian elektroda busi.
  2. Jika mendapati busi yang berwarna hitam, maka terdapat potensi jika celah klep terlalu rapat. Maka lakukan pengaturan ulang untuk menyesuaikan celah klep yang standar.
  3. Jika mendapati busi yang berwarna putih, maka terdapat potensi jika celah klep terlalu longgar dan perlu untuk disesuaikan seperti standarnya kembali.
  4. Jika tidak terdapat celah klep yang tidak standar, maka filter udara perlu untuk dicek apakah terdapat penumpukan kotoran yang membuat mampet saluran udara.
  5. Lanjut cek fungsi rotak pada fuel pump, apakah terdapat ketidak-standaran pada volume tekanan bahan bakar yang dialirkan pada ruang bakar.
  6. Cek dan memastikan fungsi coil, karena fungsi dari coil untuk menghasilkan arus listrik harus stabil untuk mendukung proses pengapian. 
  7. Terakhir cek kondisi oli, apakah oli mesin motor sudah hampir habis atau kondisi oli yang sudah lama tidak diganti.


The Takeaways

Terdapat berbagai hal yang perlu diperhatikan dalam mencermati masalah motor yang tidak bertenaga di tanjakan. Yang pertama adalah melakukan pengecekan pada celah klep melalui indikasi perubahan warna busi, karena celah klep yang tidak standar merupakan sebab utama. 


Selanjutnya melakukan pengecekan fungsi pada rotak, filter udara serta coil motor, sebagai komponen-komponen yang mendukung tenaga mesin untuk dapat keluar maksimal. Untuk mendapatkan performa motor yang terus maksimal, pastikan untuk tidak melewatkan jadwal service rutin. Selain mengantisipasi dari masalah motor yang tidak bertenaga, menjaga service rutin juga dapat mengantisipasi biaya besar dari perbaikan motor yang berat.

Artikel Lain




Terdaftar dan diawasi oleh:

©2021 KlikNSS, supported by NSC FINANCE
product of PT NUSANTARA SAKTI